{"id":428,"date":"2025-06-15T10:31:10","date_gmt":"2025-06-15T03:31:10","guid":{"rendered":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/?p=428"},"modified":"2025-06-15T11:12:01","modified_gmt":"2025-06-15T04:12:01","slug":"lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/","title":{"rendered":"LSM PENJARA 1: Bela Kedaulatan Wilayah Aceh \u2013 Empat Pulau Sengketa Harus Dikembalikan ke Pangkuan Tanah Rencong"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta &#8211; Polemik seputar status kepemilikan empat pulau di perairan barat Sumatera, Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan, dan Panjang, yang kini dicantumkan secara administratif ke dalam wilayah Provinsi Sumatera Utara, menuai kecaman keras dari berbagai elemen masyarakat Aceh. Sorotan juga datang dari <strong>Ketua Umum LSM PENJARA 1<\/strong>, <strong>Teuku Z. Arifin<\/strong>, yang menyatakan bahwa keputusan Kemendagri melalui Kepmendagri No. 300.2.2-2138 Tahun 2025 sebagai bentuk kekeliruan administratif dan pengabaian terhadap sejarah serta konstitusi.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cKami menyatakan dengan tegas bahwa empat pulau tersebut adalah bagian sah dari wilayah Aceh sebagaimana diatur dalam <em>Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1956<\/em>, yang diperkuat kembali dalam <strong>MoU Helsinki tahun 2005<\/strong>. Keputusan sepihak Kemendagri sangat berbahaya, karena mengoyak legitimasi otonomi khusus Aceh yang dijamin oleh konstitusi dan perjanjian damai nasional,\u201d ujar Arifin dalam pernyataan resmi di Jakarta.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>LSM PENJARA 1: Langkah Pemerintah Pusat Cacat Historis dan Formil<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mengacu pada penjelasan <strong>Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla<\/strong>, bahwa batas wilayah Aceh mengacu pada peta 1 Juli 1956 sebagaimana tertuang dalam MoU Helsinki Pasal 1.1.4, LSM PENJARA 1 memandang bahwa keputusan pemerintah pusat telah menyalahi acuan hukum yang sah. Terlebih lagi, ketetapan tersebut diambil tanpa pelibatan pemangku kepentingan dari Aceh, sehingga mencerminkan pengambilan keputusan yang elitis dan tidak demokratis.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cAlasan geografis seperti kedekatan lokasi dengan Sumut bukanlah dasar hukum yang sah untuk pengalihan wilayah. Jika itu dijadikan tolok ukur, maka banyak wilayah Indonesia bisa digugat. Prinsip teritorial tak boleh disederhanakan menjadi sekadar jarak,\u201d tegas Arifin.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Empat Pulau: Simbol Harga Diri dan Marwah Aceh<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut LSM PENJARA 1, keempat pulau ini bukan sekadar entitas geografis, melainkan juga menyangkut nilai-nilai identitas, budaya, serta kontrol sumber daya pesisir yang telah sejak lama dikelola oleh masyarakat Aceh, khususnya Aceh Singkil.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cIni bukan hanya tentang tanah dan air, tapi tentang martabat. Kalau hari ini Aceh didiamkan kehilangan empat pulau, besok bukan mustahil wilayah laut, hutan, bahkan adat akan dirampas dengan dalih administratif,\u201d tambah Arifin.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tuntutan LSM PENJARA 1<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Mendesak Presiden RI dan Menteri Dalam Negeri mencabut atau menangguhkan Kepmendagri No. 300.2.2-2138 Tahun 2025 dan melakukan kaji ulang bersama Pemerintah Aceh, para ahli hukum tata negara, dan lembaga adat.<\/li>\n\n\n\n<li>Mendorong DPR Aceh dan Gubernur Aceh untuk segera menempuh jalur konstitusional, termasuk pengajuan <em>judicial review<\/em> atau <em>sengketa kewenangan antar lembaga<\/em> ke Mahkamah Konstitusi.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh di perantauan maupun di tanah kelahiran untuk menyuarakan penolakan terhadap keputusan yang melecehkan kehormatan Aceh.<\/li>\n\n\n\n<li>Meminta Presiden Republik Indonesia bertindak sebagai penengah yang adil demi menjaga semangat rekonsiliasi dan penghormatan terhadap semangat Helsinki.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penutup<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Klaim sepihak yang mendalilkan \u201cjarak lebih dekat\u201d sebagai justifikasi administratif bukan hanya melanggar logika hukum, tetapi juga melecehkan integritas sejarah bangsa. LSM PENJARA 1 akan terus mengawal persoalan ini dengan pendekatan konstitusional, moral, dan legal untuk memastikan bahwa hak Aceh tidak dikaburkan oleh kepentingan sesaat.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><em>\u201cAceh bukan tanah pemberian. Ia adalah warisan sejarah yang dijaga dengan darah dan damai. Keputusan yang menindas martabat Aceh adalah keputusan yang melukai keutuhan NKRI itu sendiri,\u201d<\/em> tutup Teuku Z. Arifin.<\/p>\n<\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Polemik seputar status kepemilikan empat pulau di perairan barat Sumatera, Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan, dan Panjang, yang kini dicantumkan secara administratif ke dalam wilayah Provinsi Sumatera Utara, menuai kecaman keras dari berbagai elemen masyarakat Aceh. Sorotan juga datang dari Ketua Umum LSM PENJARA 1, Teuku Z. Arifin, yang menyatakan bahwa keputusan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":313,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-428","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>LSM PENJARA 1: Bela Kedaulatan Wilayah Aceh \u2013 Empat Pulau Sengketa Harus Dikembalikan ke Pangkuan Tanah Rencong - LSM PENJARA 1 NEWS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"LSM PENJARA 1: Bela Kedaulatan Wilayah Aceh \u2013 Empat Pulau Sengketa Harus Dikembalikan ke Pangkuan Tanah Rencong - LSM PENJARA 1 NEWS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta &#8211; Polemik seputar status kepemilikan empat pulau di perairan barat Sumatera, Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan, dan Panjang, yang kini dicantumkan secara administratif ke dalam wilayah Provinsi Sumatera Utara, menuai kecaman keras dari berbagai elemen masyarakat Aceh. Sorotan juga datang dari Ketua Umum LSM PENJARA 1, Teuku Z. Arifin, yang menyatakan bahwa keputusan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"LSM PENJARA 1 NEWS\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-15T03:31:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-15T04:12:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Teuku-Z.-Arifn-Ketum-LSM-PENJARA-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin (Humas)\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin (Humas)\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/\",\"url\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/\",\"name\":\"LSM PENJARA 1: Bela Kedaulatan Wilayah Aceh \u2013 Empat Pulau Sengketa Harus Dikembalikan ke Pangkuan Tanah Rencong - LSM PENJARA 1 NEWS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Teuku-Z.-Arifn-Ketum-LSM-PENJARA-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-15T03:31:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-15T04:12:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/#\/schema\/person\/850c8ce4daf778c201797e1b7ca3e7ee\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Teuku-Z.-Arifn-Ketum-LSM-PENJARA-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Teuku-Z.-Arifn-Ketum-LSM-PENJARA-1.jpg\",\"width\":900,\"height\":1080,\"caption\":\"Ketua Umum LSM PENJARA 1\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"LSM PENJARA 1: Bela Kedaulatan Wilayah Aceh \u2013 Empat Pulau Sengketa Harus Dikembalikan ke Pangkuan Tanah Rencong\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/\",\"name\":\"LSM PENJARA 1 NEWS\",\"description\":\"Menyingkap Fakta dan Membangun Keadilan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/#\/schema\/person\/850c8ce4daf778c201797e1b7ca3e7ee\",\"name\":\"Admin (Humas)\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aa29226dd5f189457852ef09abc199f6cc428069b0b7c0c5027a1ff3e00e6560?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aa29226dd5f189457852ef09abc199f6cc428069b0b7c0c5027a1ff3e00e6560?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin (Humas)\"},\"description\":\"\\\"Menyingkap Fakta, Membangun Keadilan\\\"\",\"url\":\"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/author\/pemred\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"LSM PENJARA 1: Bela Kedaulatan Wilayah Aceh \u2013 Empat Pulau Sengketa Harus Dikembalikan ke Pangkuan Tanah Rencong - LSM PENJARA 1 NEWS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"LSM PENJARA 1: Bela Kedaulatan Wilayah Aceh \u2013 Empat Pulau Sengketa Harus Dikembalikan ke Pangkuan Tanah Rencong - LSM PENJARA 1 NEWS","og_description":"Jakarta &#8211; Polemik seputar status kepemilikan empat pulau di perairan barat Sumatera, Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan, dan Panjang, yang kini dicantumkan secara administratif ke dalam wilayah Provinsi Sumatera Utara, menuai kecaman keras dari berbagai elemen masyarakat Aceh. Sorotan juga datang dari Ketua Umum LSM PENJARA 1, Teuku Z. Arifin, yang menyatakan bahwa keputusan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/","og_site_name":"LSM PENJARA 1 NEWS","article_published_time":"2025-06-15T03:31:10+00:00","article_modified_time":"2025-06-15T04:12:01+00:00","og_image":[{"width":900,"height":1080,"url":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Teuku-Z.-Arifn-Ketum-LSM-PENJARA-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin (Humas)","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Admin (Humas)","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/","url":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/","name":"LSM PENJARA 1: Bela Kedaulatan Wilayah Aceh \u2013 Empat Pulau Sengketa Harus Dikembalikan ke Pangkuan Tanah Rencong - LSM PENJARA 1 NEWS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Teuku-Z.-Arifn-Ketum-LSM-PENJARA-1.jpg","datePublished":"2025-06-15T03:31:10+00:00","dateModified":"2025-06-15T04:12:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/#\/schema\/person\/850c8ce4daf778c201797e1b7ca3e7ee"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/#primaryimage","url":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Teuku-Z.-Arifn-Ketum-LSM-PENJARA-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Teuku-Z.-Arifn-Ketum-LSM-PENJARA-1.jpg","width":900,"height":1080,"caption":"Ketua Umum LSM PENJARA 1"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/lsm-penjara-1-bela-kedaulatan-wilayah-aceh-empat-pulau-sengketa-harus-dikembalikan-ke-pangkuan-tanah-rencong\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"LSM PENJARA 1: Bela Kedaulatan Wilayah Aceh \u2013 Empat Pulau Sengketa Harus Dikembalikan ke Pangkuan Tanah Rencong"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/#website","url":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/","name":"LSM PENJARA 1 NEWS","description":"Menyingkap Fakta dan Membangun Keadilan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/#\/schema\/person\/850c8ce4daf778c201797e1b7ca3e7ee","name":"Admin (Humas)","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aa29226dd5f189457852ef09abc199f6cc428069b0b7c0c5027a1ff3e00e6560?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aa29226dd5f189457852ef09abc199f6cc428069b0b7c0c5027a1ff3e00e6560?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin (Humas)"},"description":"\"Menyingkap Fakta, Membangun Keadilan\"","url":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/author\/pemred\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/428","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=428"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/428\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":430,"href":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/428\/revisions\/430"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=428"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=428"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lsmpenjara1.or.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=428"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}